Dinkes Provinsi Jatim Rencana Tambah Layanan HIV/AIDS

Thursday, 08 February 2007
Surabaya – Surya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim berencana akan menambah rumah sakit yang memberi pelayanan bagi pasien HIV/AIDS. Selama ini rumah sakit serupa hanya ditemui di RSU Dr Soetomo di Surabaya (Ruang Perawatan Intermediet Penyakit Infeksi/RPIPI) yang berada di Jatim bagian tengah.

“Agar lebih terjangkau di daerah, maka akan ditambah rumah sakit yang melayani orang hidup dengan HIV di Jatim sebelah Barat dan Timur,” kata Kepala Dinkes Provinsi Jatim dr Iwan M Mulyono MPH, Kamis (8/2), pada penutupan Pertemuan Nasional HIV&AIDS ke-3.

Bagian Barat ditunjuk daerah Madiun dan Kediri. Sedangkan bagian Timur ditunjuk daerah Malang dan Banyuwangi. Tentu saja, rumah sakit yang akan memberi pelayanan HIV/AIDS merupakan rumah sakit yang sudah mempunyai fasilitas lengkap dan tenaga medis yang mumpuni untuk menangani pasien HIV dan AIDS.

Selain itu, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional memberi penghargaan khusus bagi 34 aktivis AIDS ‘Generasi Pertama’. Orang-orang tersebut antara lain Dra Nafsiah Mboi SpA MPH, dr M Nasser SpKK D Law, Prof Dr Jusuf Barakbah SpKK (K), almarhumah Suzanna Murni atas usahanya memperjuangkan hak asasi manusia orang hidup dengan HIV, Dede Oetomo, Putu Oka Sukanta, Samsuridjal Djauzi, Slamet Riyadi dan Danny I Yatim.

Mereka terpilih karena dianggap sebagai individu yang berani mendobrak, menerobos, serta menciptakan hal-hal baru untuk mengatasi kebekuan di tingkat wacana maupun tindakan. Serta memenuhi kriteria kemampuan profesional, managerial, dan administrator.

Sedangkan lima jurnalis yang memenangkan lomba penulisan HIV/AIDS bertema Remaja dan HIV/AIDS adalah Juara I diraih Choirul Innayah (Radar Mojokerto), Antara Bahasa Anak-anak,

Remaja, dan Dewasa; juara II diraih Tanti Hapsari SH (Bernas, Jogja), Remaja dan HIV/AIDS: Antara Stigmatisasi dan Sematan Pita Merah HIV/AIDS; Juara III Zainul Abi (Medan Bisnis), Anak Jalanan di Medan: Komunitas Marginal yang Rentan Tertular HIV/AIDS; Juara IV Gunarso (Suara Merdeka, Semarang), Ketika HIV Masuk Sekolah; dan Juara V Komang Erviani (freelance Jakarta Post), Kisara Keeps Youth Away from Drugs and Teen Sex. ida

About erviani

Jatuh cinta dengan dunia jurnalistik sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Indikator, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Sempat bekerja untuk Harian Warta Bali, 2003 - 2005, Koresponden Majalah GATRA untuk wilayah Bali, anggota redaksi Media HIV/AIDS dan Narkoba KULKUL, TPI, dan Koran Seputar Indonesia. Menulis lepas kini menjadi aktivitas keseharian. Kini aktif sebagai kontributor untuk beberapa media yakni Bali Daily-The Jakarta Post, Mongabay Indonesia, dan Khabat Southeast Asia.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s