Wisatawan Bali Bakal Dimanja E-Kios

DENPASAR (SINDO) – Kunjungan wisatawan ke Bali terus digenjot. Salah satu upaya untuk memberi kenyamanan kepada wisatawan adalah dengan menyediakan sedikitnya 270 unit e-kios di setiap sudut obyek wisata di Bali.

E-kios (electronic kios) merupakan alat pemandu wisata secara elektronik yang bentuknya mirip ATM (anjungan tunai mandiri). Lewat e-kios, wisatawan dapat mengakses berbagai informasi terkait pariwisata Bali. Mulai dari peta menuju obyek wisata, nomor telepon penting, fasilitas-fasilitas wisata, informasi hotel, dan berbagai informasi lainnya.

Pembangunan e-kios merupakan program Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Rencananya, sebanyak 270 unit e- kios akan disebar di sejumlah obyek wisata di Bali pada akhir pertengahan Januari mendatang. E-kios akan disebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Konsentrasi penyebaran terbanyak rencananya berada di Kabupaten Badung, terutama di kawasan Kuta dan Nusa Dua. “Karena aktivitas pariwisata di Kabupaten Badung paling padat, jadi alat ini paling banyak diletakkan di Badung,” jelas Herdy D Sayogha, Vice Chairman Bali Village, usai rapat persiapan e-kios di Denpasar kemarin.

Pengadaan e-kios menurut Herdy merupakan langkah positif untuk memperkuat citra Bali sebagai destinasi yang nyaman. “Pengadaan alat itu juga merupakan indikator dari modernisasi sebuah destinasi,” jelasnya. Apalagi, alat semacam e-kios sudah terbukti sangat membantu wisatawan di Singapura, Kanada, Jerman, dan negara-negara lain di Eropa.

Dikatakan Herdy, e-kios merupakan langkah maju dalam pariwisata Bali. Apalagi, wisatawan dapat mengaksesnya melalui handphone, serta mendownload data atau gambar yang diperlukan. ”Ini luar biasa. Bagi wisatawan, ini jelas adalah kenyamanan,” jelasnya sembari menyatakan harapannya agar lokasi penempatan e-kios benar-benar dipertimbangkan agar efektif.

E-kios juga diharapkan tak sekadar memberi informasi peta atau obyek wisata, tetapi juga memberi informasi tentang telepon darurat, hingga jadwal penerbangan. Para pelaku wisata di Bali juga diharapkan peran sertanya dalam menambah daftar kalender of events pariwisata Bali. E-kios benar-benar mampu memberikan informasi terlengkap soal pariwisata Bali. Dengan demikian, wisatawan diharapkan mendapat manfaat besar dari e-kios.

Namun operasional e-kios diakui berisiko pada kerusakan teknis, entah akibat ulah tangan usil ataupun sebab lain. Atas hal itu, pengelola e-kios diharapkan mampu melakukan kontrol sehingga e-kios nantinya tidak menjadi barang mati yang mangkrak. ”Tapi pengelolanya sudah mengatakan bahwa mereka punya alat untuk mengontrol e-kios. Jadi e-kios yang mati akan terkontrol dari satu titik,” terang Herdy.

Senada dengan Herdy, Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ngurah Wijaya juga menyambut positif rencana pembangunan e-kios. Menurutnya, e-kios akan sangat efektif untuk memberi informasi yang benar dan lengkap tentang Bali. E-kios juga diharapkan bisa memberi informasi detil tentang hal-hal kecil yang diperlukan wisatawan di Bali. “Seperti aturan tentang mengendarai motor di Bali, di mana sewa motor, berapa harganya, dan lain sebagainya,” harap Ngurah. [ni komang erviani]

About erviani

Jatuh cinta dengan dunia jurnalistik sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Indikator, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Sempat bekerja untuk Harian Warta Bali, 2003 - 2005, Koresponden Majalah GATRA untuk wilayah Bali, anggota redaksi Media HIV/AIDS dan Narkoba KULKUL, TPI, dan Koran Seputar Indonesia. Menulis lepas kini menjadi aktivitas keseharian. Kini aktif sebagai kontributor untuk beberapa media yakni Bali Daily-The Jakarta Post, Mongabay Indonesia, dan Khabat Southeast Asia.
This entry was posted in Pariwisata. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s