Adam Air Stop Tiga Flight Denpasar-Bali

DENPASAR – Gara-gara kekurangan pesawat, Adam Air mengurangi frekuensi penerbangan Denpasar-Jakarta dari lima kali sehari menjadi hanya dua kali sehari.

PT. Adam SkyConnection Airlines tak habis-habisnya menuai masalah. Setelah tragedi terakhir di Batam yang berakhir pada mundurnya PT Global Transport Services (GTS) dan PT Bright Star Perkasa (BSP) sebagai pemilik 19 persen dan 31 persen saham Adam Air, maskapai penerbangan itu kini mengalami masalah kekurangan pesawat.

Akibatnya, Adam Air terpaksa mengurangi frekuensi penerbangan Denpasar-Jakarta. PAda Minggu kemarin, Adam Air hanya menerbangan Denpasar-Jakarta selama dua kali, yakni pukul 10.00 wita dan 18.45 wita. Sementara tiga penerbangan Denpasar-Jakarta lainnya distop sementara.

Tiga penerbangan yang distop yakni penerbangan pukul 14.15 wita, 21.00 wita dan 21.45 wita. Ketiga penerbangan tersebut yang distop tersebut biasanya menggunakan pesawat jenis Boeing 737.

Menurut salah seorang petugas di call center Adam Air Denpasar Yanti, pihaknya tidak tahu menahu tentang penyebab distopnya tiga penerbangan lain. Yang pasti, ia menyebut pengurangan juga dilakukan untuk penerbangan Senin hari ini. “Besok kayaknya terbang dua kali juga mbak,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi via telepon, District Manager Adam Air Denpasar Anak Agung Gde Agung Jaya mengakui adanya pengurangan frekuensi penerbangan Denpasar-Jakarta sejak kemarin. “Memang flight Denpasar –Jakarta dikurangi untuk sementara, sesuai permintaan kantor pusat (Jakarta,red),” ujarnya.

Menurut Jaya, pengurangan flight terpaksa dilakukan karena keterbatasan jumlah pesawat. Dikatakan, Adam Air saat ini hanya memiliki 10 pesawat yang siap terbang. Namun pihaknya mengaku tidak tahu penyebab terjadinya kekurangan pesawat. “Saya nggak tahu kenapa kurang. Kami hanya melakukan perintah dari Jakarta,” tambah Jaya.

Jaya sendiri mengaku tidak tahu sampai kapan penyetopan flight itu akan dilakukan. Hanya saja, pihaknya memperkirakan Senin hari ini hanya ada dua flight Denpasar Jakarta, sama seperti kemarin. “Kami belum dapat kepastian dari pusat. Tapi kemungkinan besok yang berangkat dua penerbangan,” jelasnya.

Pihaknya mengaku berharap frekuensi penerbangan Adam Air Denpasar-Bali akan kembali normal pada libur panjang akhir pekan ini. Pasalnya, booking yang sudah diterima untuk penerbangan Denpasar-Jakarta pada akhir pekan ini sudah full. “Sebenarnya bookingan sudah full. Tapi kita tidak tahu bagaimana kebijakan pusat nanti,” begitu Jaya. [ni komang erviani]

About erviani

Jatuh cinta dengan dunia jurnalistik sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Indikator, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Sempat bekerja untuk Harian Warta Bali, 2003 - 2005, Koresponden Majalah GATRA untuk wilayah Bali, anggota redaksi Media HIV/AIDS dan Narkoba KULKUL, TPI, dan Koran Seputar Indonesia. Menulis lepas kini menjadi aktivitas keseharian. Kini aktif sebagai kontributor untuk beberapa media yakni Bali Daily-The Jakarta Post, Mongabay Indonesia, dan Khabat Southeast Asia.
This entry was posted in Ekonomi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s