Pertamina Denpasar Siap-Siap Berlakukan Smart Card

Okezone – Senin, 24 Maret 2008 – 16:38 wib

DENPASAR – Rencana pemerintah menjadikan Bali sebagai pilot project untuk pemberlakuan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) lewat program smart card, ternyata belum dikomunikasikan ke daerah. Meski demikian, PT Pertamina Cabang Pemasaran Denpasar sudah bersiap-siap menerapkan kebijakan itu.

Wira Penjualan BBM Retail IX PT Pertamina Cabang Pemasaran Denpasar Putut Andriatno menjelaskan pihaknya belum mendapat informasi resmi secara tertulis dari kantor pusat Pertamina. “Saya baru dapat informasi lisan dari Jakarta. Itu pun belum jelas. Saya justru tahu masalah ini dari media,” ujarnya saat ditemui di kantornya Jl Sugianyar Denpasar, Senin (24/3/2008).

Menurut Putut, hingga kini belum ada petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis terkait pemberlakuan smart card tersebut. Pihaknya juga belum tahu bagaimana bentuk penerapan kebijakan itu. “Kami di sini belum tahu apa-apa. Bagaimana alatnya, bagaimana sistemnya, nggak tahu,” tegasnya.

Meski demikian, Putut mengaku pihaknya sudah mulai bersiap-siap untuk pemberlakuan kebijakan yang konon dilaksanakan untuk mengurangi susidi BBM tersebut. Namun persiapan yang dilakukan baru sebatas penyiapan data-data yang nantinya mungkin dibutuhkan. “Kami siapkan data jumlah SPBU yang ada di Bali, berapa konsumsi BBM per hari di Bali. Baru itu saja. Ini juga atas inisiatif sendiri. Nanti sewaktu-waktu diperlukan, kami bisa kasi dengan cepat,” terang Putut.

Saat ini ada sebanyak 140 SPBU di Bali. Sebanyak lima SPBU di antaranya belum beroperasi karena masih dalam proses persiapan. Konsumsi BBM di Bali mencapai rata-rata 2.100 kilo liter per hari. Jumlah tersebut terdiri atas 1.600 kilo liter premium dan 500 kilo liter solar. Secara keseluruhan, konsumsi BBM di Bali selama 2007 mencapai 477.595 kilo liter premium dan 148.050 kilo liter solar. Jumlah tersebut naik 3 persen dibandingkan tahun 2006.

Menurut Putut, konsumsi BBM di Bali terus meningkat akibat banyaknya jumlah kendaraan bermotor di Pulau Dewata. Jumlah kendaraan bermotor di Bali saat ini mencapai sebanyak 1.377.418 unit. Terdiri atas 1.157.205 unit kendaraan roda dua dan 22.025 unit kendaraan roda empat. (Ni Komang Erviani/Sindo/mbs)

About erviani

Jatuh cinta dengan dunia jurnalistik sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa Indikator, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Sempat bekerja untuk Harian Warta Bali, 2003 - 2005, Koresponden Majalah GATRA untuk wilayah Bali, anggota redaksi Media HIV/AIDS dan Narkoba KULKUL, TPI, dan Koran Seputar Indonesia. Menulis lepas kini menjadi aktivitas keseharian. Kini aktif sebagai kontributor untuk beberapa media yakni Bali Daily-The Jakarta Post, Mongabay Indonesia, dan Khabat Southeast Asia.
This entry was posted in Ekonomi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s